Waspadai Tranfer Uang Yang Dengan Iming – Iming Dapat Proyek

141 views

Polres Trenggalek – Untung tak dapat diraih rugi tak terhindari itulah ibarat yang dialami salah satu Kepala Sekolah yang berada di wilayah  Kecamatan Karangan siang kemarin Senin (10/4) telah mendapat SMS yang isinya dia mengaku sebagai Sekdisdik Kabupaten Trenggalek agar menghubungi Kadisdik Kabupaten nomor telepon HP yang ditentukan tertulis pada SMS ada info penting dari Pak Kadisdik. Kemudian korban langsung menghubungi nomor telepon tersebut.

Dari perbincangan dalam telepon bahwa pelaku yang mengaku Kadisdik baru mendapat informasi dari Kabag Keuangan Dan Perekonomian Kabupaten Trenggalek bahwa ada proyek hibah tahun 2016 yang belum di ambil dan menawarkan kepada korban agar mengambil dana hibah tersebut selanjutnya agar menghubungi lagi Kabag Keuangan Dan Perekonomian setelah memberikan nomor telepon korban menghubungi nomor telepon yang ditunjuk tersebut.

Setelah telepon terhubung yang mengaku Kabag Keuangan Dan Perekonomian Kabupaten Trenggalek korban menanyakan apa memang benar ada proyek hibah tahun lalu  yang belum diambil, pelaku menjawab membenarkan ada proyek hibah namun karena dana tersebut su
dah terblokir di Bank maka untuk mencairkan suapaya korban mentranfer sepuluh persen dari nilai ratusan juta nilai proyak tersebut yang jumlahnya Rp. 12.800.000,- (duabelas juta delapan ratus rupiah). Karena kalau tidak segera ditranfer dalam waktu hitungan jam uang tidak bisa dicairkan.

Tanpa pikir panjang korban bergegas ke ATM BRI Unit Karangan untuk mentarfer sejumlah uang yang ditentukan ( Rp.12.800.000,-) kerekening pelaku yang mengaku Kabag Keuangan Pemkab Trenggalek tersebut.

Uang telah terkirim lewat ATM BRI Unit Karangan kemudian korban keluar dan menghubungi pejabat kantor Disdik Kabupaten Trenggalek dijawab bahwa tidak ada proyek hibah. Lansung saja korban lunglei karena merasa telah tertipu selanjutnya lapor ke Kantor Polsek Karangan.

“ Saya lapor ke kantor Polsek ini mudah – mudahan bisa terungkap dan menjadi pengalaman supaya kawan – kawan yang lain tidak menjadi korban seperti saya ini” penuturan korban.

Kapolsek Karangan AKP Sutrisno, SH membenarkan bahwa di wilayahnya telah terjadi penipuan dengan modus iming – iming proyek dan untuk mencairkan agar mentanfer sejumah uang. “ Ini sebetulnya modus yang sering terjadi penipuan lewat SMS seperti ini, kedepan saya akan memberikan penyuluhan dan penerangan terutama kepada pejabat yang ada di wilayah Kecamatan Karangan jangan sampai menjadi korban berikutnya” ujar AKP Sutrisno.

Pada kesempatan terpisah Kanit Reskrim Polsek Karangan Aipda Suwarto, SH menerangkan bahwa kasus penipuan ini dalam peyelidikan mudah – mudahan segera terungkap dan tertangkap pelakunya, minta doanya saja.

 

polres trenggalek

Posting Terkait