3 Pilar Bhabinkamtibmas Mengawal Perwujudan Kecamatan Pule Terbebas ODF

137 views

Polres Trenggalek – Senin (17/4), pukul 09.00 wib, bertempat di pendopo kecamatan Pule, dilaksanakan rapat koordinasi  STBM (Sanitasi Total Berbasis Masyarakat). Guna menekan lingkungan sebagai sumber penyakit.

Di wilayah Pule, masih banyak warga masyarakat tidak peduli dengan kesehatan lingkungan, kebiasaan buang hajat di sebarang tempat/ODF(Open Devacation Free), notabene masih memanfaatkan keberadaan sungai maupun selokan, ada sebagian besar punya jamban tapi tempat pembuanganya mengalir ke selokan, sehingga lingkungan sebagai sumber segala penyakit. Kurangnya kesadaran masyarakat, pentinganya punya jamban.

Peluncuran program  STBM (Sanitasi Total Berbasis Masyarakat) dari pemerintah dibawah naungan Kementrian Kesehatan Republik Indonesia tahun 2008. Dengan pendekatan STBM, masyarakat mau berubah bahkan membuat fasilitas sanitasinya dengan biaya sendiri, karena tidak ada dukungan dana dari pemerintah, program ini bersifat penyadaran, mengajak agar semua kepala keluarga mempunyai jamban. Ditahun 2018 ini di wilayah seluruh Indonesia harus terbebas ODF.

“Data yang dihimpun tahun 2008 di Pule tercatat 6500 kepala keluarga yang belum mempunyai jamban, per April  2017 data yang tercatat 455 kepala keluarga (KK) yang belum mempunyai jamban tersebar di 5 desa yaitu desa Pule, Puyung, Pakel, Sidomulyo dan Desa Jombok dengan alasan kurang mampu, domilisinya dekat sungai sedangkan desa yang terbebas ODF, desa Joho, Sukokidul, Karanganyar, Tanggaran,dan desa Kembangan”,ujar Muhari PNS Puskesmas Pule.

Menurut Joko Nuryono bahwa kegiatan ini sebagai bentuk motifasi Kabupaten Trenggalek untuk mewujudkan program gerakan sehat menuju Indonesia sehat, yang meliputi jamban sehat, cuci tangan pakai sabun, penggunaan air bersih keluarga dan buang sampah pada tempatnya dan yang menjadi peranan penting menyehatkan, setiap kepala keluarga harus mempunyai jamban, dengan terbebasnya ODF ini tercipta lingkungan yang sehat bebas dari segala sumber penyakit.

Sebelum rapat koordinasi ini ditutup Waka Polsek Pule Polres Trenggalek Ipda Sanusi,SH, menegaskan atas nama institusi, kami mendukung program ini dengan memanfaatkan para Bhabinkamtibmas di masing masing desa binaanya demi kepentingan masyarakat serta menjaga stabilitas kamtibmas yang kondusif.

Diakhir rapat dapat diambil kesimpulan kata sepakat dari kades se kecamatan Pule bahwa bukan tahun 2018  tetapi  tahun 2017  Pule  terbebas ODF selanjutnya penandatanganan komitmen bebas  ODF oleh Muspika, para kades dan dinas instansi terkait.

polres trenggalek

Posting Terkait