Sentuhan Bagi Orang Tua Guna Mengontrol Kegemaran Anak Bermain Gadget

124 views

Polres Trenggalek – Wakapolsek Dongko Ipda Susila Basuki memimpin patroli mobiling anggota untuk Harkamtibmas, patroli kali ini dilakukan menyasar jalur protokol arah Desa Cakul dan perbatasan dengan Kecamatan Panggul Trenggalek. Minggu 11/3/2018

Pada saat mobiling melihat ada orang tua bersama anaknya yang sedang bermain gadget handphone di teras kios bakso dan tampaknya anaknya sedang asyik bermain handphone sambil tersenyum sendiri, tak lupa Ipda Susila Basuki berikan pesan kamtibmas.
” Tolong Bu….  Awasi anak sewaktu bermain gadget handphone, janganlah merasa bangga ketika mampu membelikan Handphone berbasis android kepada anak,  karena jika tidak terkontrol maka bisa terpengaruh oleh hal negatif yang disebabkan berita di media ataupun permainan yang menjurus pada tindakan kekerasan.” ucapnya.

Saat ditemui disela kegiatan Ipda Susila Basuki mengatakan tidak hanya di kota namun sekarang di pedesaan pun sudah terjangkau signal internet, sehingga sangat perlu adanya perhatian kepada para penggunanya, ujarnya.

Sementara ditempat terpisah Kapolsek Dongko Polres Trenggalek AKP Tri Basuki,S.H., membenarkan apa yang telah di lakukan Wakapolsek dan anggotanya, mengingat perkembangan teknologi informasi saat ini yang semakin mutakhir, sehingga sangat perlu adanya proteksi diri terhadap anak.
“Karena mengapa anak perilaku keingintahuannya sangat tinggi sehingga patut di kontrol dalam penggunaan handphone ataupun internet.” ujar AKP Tri Basuki,S.H.

Lebih lanjut AKP Tri Basuki,S.H., menjelaskan khususnya pada anak-anak dan remaja, game/permainan yang dimainkan secara berlebihan dampaknya justru dapat sangat merugikan, mengingat
banyaknya adegan di permainan gadget handphone lewat game online yang mengajarkan untuk melakukan tindakan kriminal serta kekerasan, seperti: perkelahian, pengrusakan, pemerkosaan, pembunuhan, dan sebagainya, yang secara tidak langsung dapat mempengaruhi mental seseorang.
“Dalam beberapa kasus kekerasan yang pernah di muat dalam media massa, salah satu diantaranya anak-anak dan remaja sebagai pelakunya, dan hal itu merupakan bukti nyata bahwa game online dapat merusak perkembangan mental,” tegas AKP Tri Basuki,S.H.

Masih kata AKP Tri Basuki,S.H., yang paling kelihatan jika pengguna handphone yang dilengkapi dengan permainan itu adalah pelajar maka daya konsentrasi mereka umumnya pasti terganggu sehingga kemampuan dalam menyerap mata pelajaran yang disampaikan oleh guru menjadi tidak maksimal.
” Oleh karena itu sangat perlu  ketegasan dari orang tua dalam mengontrol kegemaran anak-anak mereka dalam memainkan permainan tersebut, mari bersama lindungi generasi muda kita dengan ilmu pengetahuan yang bermanfaat sehingga nantinya bisa menjadi generasi yang membanggakan kita semua,”pungkas AKP Tri Basuki,S.H.

polres trenggalek

Posting Terkait