Polres Trenggalek Bersholawat, Hadirkan Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf

129 views

Polres Trenggalek – Masih terkait dengan metode cipta kamtibmas kondusif menjelang pesta demokrasi di tahun 2018-2019, Polres Trenggalek kerap memprioritaskan pola preemtif dan preventif. Pola ini dianggap efektif menyesuaikan tipikal daerah dan kearifan lokal Kabupaten Trenggalek.

Sejak awal menjabat AKBP Didit Bambang Wibowo S, S.I.K., M.H. menggunakan pendekatan yang berbeda dalam menciptakan Kamtibmas yang kondusif. Kebijakan yang diambil lebih kepada membangun komunikasi dua arah antara polisi dan masyarakatnya. Semua elemen masyarakat didorong untuk berkontribusi terhadap Kamtibmas, minimal dilingkungan terdekat.

Setelah sebelumnya Kapolres Trenggalek ini menggelar silaturahmi ke beberapa tokoh agama dan tokoh masyarakat di seantero Trenggalek. Kali ini, Perwira menengah kelahiran surabaya ini mengundang segenap masyarakat untuk hadir di Mapolres dalam acara `Polres Trenggalek Bershalawat` yang menghadirkan Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf yang sudah dikenal masyarakat luas. Sabtu (17/03)

Nampak hadir diatas panggung mendampingi Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf, AKBP Didit Bambang Wibowo dan beberapa pejabat utama, Ketua MUI Kabupaten Trenggalek, para tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Dari pantauan tim redaksi, Ribuan orang memadati halaman Mapolres hingga meluber disepanjang jalan Brigjen Soetran Trenggalek.

Acara pun berjalan meriah. Lantunan shalawat Nabi Muhammad SAW ditambah musik rebana membuat suasana demikian sahdu. Tak ketinggalan Syekher mania sebutan penggemar Habib Syeh berada didepan panggung seraya melantuntan Shalawat nabi bersama-sama.

AKBP Didit menuturkan, Acara Polres Trenggalek bersholawat ini sengaja di gelar sebagai sarana silaturahmi dengan masyarakat Trenggalek sekaligus sebagai media pemersatu umat muslim di Trenggalek ditengah gonjang-ganjing dan maraknya hoax, isu Sara dan ujaran kebencian.

“Kami ingin bersilaturahmi dan menyatukan masyarakat khususnya umat Muslim di Trenggalek. Banyak isu-isu yang disebarluaskan melalui media sosial yang bertujuan memecah belah bangsa.” Jelasnya

“Kita berdoa bersama-sama agar Indonesia, Jawa Timur dan Khususnya Trenggalek selalu dalam keadaan aman, kondusif dan semakin sejahtera.” imbuhnya

Masih kata AKBP Didit, tidak ada tendensi politik dalam kegiatan ini. Justru sebaliknya, Bershalawat bersama masyarakat bisa menurunkan tensi politik dimana dalam satu waktu dan tempat yang sama, masyarakat berkumpul tanpa memandang pilihan yang berbeda.

“Tidak ada. Semua murni ibadah.” Tegas AKBP Didit

Sementara itu, dalam sambutannya Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf menyinggung penyebar hoax seperti setan yang melepas kuda. Dikisahkan ada setan yang melihat sebuah kuda yang diikat disebuah pohon dan melepaskannya. Kuda tersebut kemudian berlari kesana kemari yang berdampak rusaknya tanaman disekitar kebun. Alhasil terjadi pertikaian antara pemilik kebun dan pemilik kuda.

“Ini yang terjadi sekarang. Penyebar hoax jika ditanya jawabnya saya hanya mengutip orang lain. Sama seperti setan yang hanya melepas kuda. Berapa orang yang sudah menjadi korban” Ujar Habib Syech

“Saya mengajak seluruh bangsa Indonesia, kalau mendapat berita hoax, buang,  jangan di teruskan. Jadilah muslim yang selalu membawa kesejukan bagi muslim yang lain.” imbuhnya

Terkait dengan tahun politik, Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf berpesan agar masyarakat tidak mudah terprovokasi dan selalu menjaga kerukunan. Kalau sudah terpecah belah yang rugi adalah masyarakat sendiri.

“Walaupun beda yang dipilih, ojo podo padu (Jangan bertengkar.red)”pesannya

Sedangkan Wakapolres Trenggalek Kompol Setyono, S.S. yang didapuk sebagai Ketua pelaksana kegiatan mengungkapkan, pihaknya telah menyiapkan 206 personel pengamanan yang dibagi menjadi 3 ring. Ring satu berada diseputar panggung dan area Mapolres. Ring dua sisi luar panggung berbaur dengan penonton dan ring tiga mengamankan rute dan parkir kendaraan pengunjung.

“Sebagai tuan rumah yang baik, kami berupaya agar masyarakat yang hadir merasa aman dan nyaman. Ada 206 personel dibantu Brimob yang mengamankan.” Ungkap Kompol Agung

polres trenggalek

Posting Terkait