Permufakatan Jahat Curi Mic Tetangga

104 views

Polres Trenggalek – Jemblis dan Jojon sebut saja begitu, Dua pemuda ini masih satu desa. Yang satu dari dusun depok, dan dusun gelang yang masih desa Pule. Kemana-mana mereka rukun seperti mimi lan mintuno. Ada jemblis disitu juga Jojon ngopi bareng keduanya akrab sekali.

Kebersamaan mereka juga terlihat di polsek Pule, Kamis (27/4). Bukan karena hal baik tapi malah mereka harus tangggung jawab mengenai tindakanya mencuri mic, Lamijan dusun Depok yang masih tetangga dari salah satu Dader .

Karena merasa kehilangan Lamijan menghubungi familynya untuk mengantisipasi bila ada orang jual mic seperti yang dimiliknya, untuk menghubungi. Gepuk marani Sunduk, barang yang dimaksud Lamijan Bener akan dijual ke saudaranya. Mendapat informasi tersebut yang merasa kehilangan langsung cek barang dan ternyata benar miliknya.

Ditindak lanjuti Satuan Unit reskrim polsek Pule, yang dipimpin kanit Reskrim Aiptu Bagiyo, SH melakukan penindakan berupa penangkapan pelaku. Berdasarkan bukti permulaan cukup yang mana ditelah dikantongi penyidik, adanya Laporan Polisi, Berita acara pemeriksaan di TKP, laporan hasil penyelidikan, keterangan saksi –saksi, dan barang bukti sudah kuat untuk dilakukan penagkapan.

Seperti sudah ada permufakatan jahat saja, Jemblis dan Jojon keduanya bersama-sama melakukan tindak pencurian (made dader). Dalam hal ini unsur Dalmening (penyertaan) kedua sudah jelas.  Keduanya secara bersama-sama melakukan pencurian Mic pada malam hari.

Untung saja Jemblis dan Jojon dijerat dengan pasal tunggal 364 yang termasuk pasal ringan, coba kalau mereka dijerat pasal berlapis, aduh bakal tidur dijeruji tahanan Polsek Pule. Bisa dilihat dari deliknya sudah termasuk delik formal, tidak melihat dari delik material akibat kerugian yang dialami korban pencurian yang tergolong ringan. Dalam delik formal bila disangka dengan ancaman pokok perbuatan mencuri pada malam hari dengan pasal subsider 364 bakalan kapok.

“Kita masih melakukan pemeriksaan saksi-saksi sudah dalam penyidikan untuk pengembangan kasus”, Kata Aiptu Subagyo, SH

polres trenggalek

Posting Terkait