Pengamanan Kegiatan Kesenian Jaranan, Pak Polisi Awas Kesurupan

95 views

Polres Trenggalek – Polsek Kampak, Kasihumas Aiptu Suwarno bersama anggota Polsek Kampak Polres Trenggalek, melaksanakan kegiatan pengamanan hiburan masyarakat yakni Hiburan Seni Jaranan / Kuda Lumping bertempat di Pasar Agro Desa Bendoagung Kecamatan Kampak Kabupaten Trenggalek, Sabtu (08/04).

Kegiatan hiburan masyarakat Jaranan Manik Maniten tersebut dilaksanakan sebagai Hiburan gratis bagi masyarakat dengan tujuan melestarikan kebudayaan asli bangsa Indonesia.

Jaranan biasanya ditarikan oleh para pria saja dan terdiri dari 4 sampai 6 orang penari. Beberapa penari muda menunggangi kuda anyaman bambu dan menari mengikuti alunan musik. Pada bagian ini menggambarkan tentang kehidupan manusia yang di dalamnya berisi keserasian, keseimbangan dan perbedaan/ perselisihan dalam hidup. Dalam perjuangannya meniti kehidupan , penari diganggu oleh perwujudan setan yang divisualisaskan dengan penari topeng (thethek melek) yang berwajah menyeramkan, lucu, cantik yang gerakan tariannya sengaja mengecoh/ mengganggu para penari agar berbuat kesalahan. Selanjutnya, penari yang hanyut oleh penari topeng akan kesurupan (ndadi). Nah, pada bagian ini kadang-kadang apresiasi pelaku seni terkadang kurang tepat, sehingga untuk menjiwai peran ini melibatkan pihak-pihak yang dapat membuat orang kesurupan lalu menghentikannya

“Selain itu, peminat jaranan atau pecinta seni kuda lumping turun drastis saat ini, masyarakat Indonesia kurang peduli dalam melestarikannya, salah satu alasannya karena banyaknya budaya asing yang masuk di Indonesia,” kata Catur (ketua kesenian jaranan manik maniten).

polres trenggalek

Posting Terkait