Kesabaran Seorang Mbah Dewi Menjaga Suami Pikun

108 views

Polres Trenggalek – Rumah sangat sederhana, di Rt 51, Rw 25, dusun Tirisan Pule, ukuran 4X7 meter, berdinding bambu, beralaskan tanah, tempat Kadiyo (85) dan istrinya Dewi (60), menahan panasnya terik matahari, dinginya di kala malam dan hujan. Perubahan daya pikir yang berakibat pikun di alami Kadiyo, dengan sabar mbah Dewi istrinya menjaga dan merawatnya. Kehidupan yang seperti ini tentunya mengundang hati, untuk saling berbagi, Brigadir Candra Eko,SH Bhayangkara Polsek Pule, menaruh rasa iba, Kamis (13/4).

Menurut para tetangga dekatnya, kehidupan keluarga ini memang penuh mengundang rasa simpati, bayangkan saja di usia yang sudah tidak sekuat lagi, mbah Dewi, harus merawat suaminya yang mengalami pikun. Untuk keperluan makan saja keluarga ini sulit, memerlukan uluran tangan tetangga yang turut iba atas kehidupanya.

Mbah Kadiyo bersama mbah Dewi ini dikaruniai anak satu Marsup namanya, yang sekarang sudah berkeluarga tinggal di Madiun. Sesekali anaknya mengirim uang kepada keduanya, namun itupun tidak setiap bulan di terima.

Dengan rasa simpatik itulah, Brigadir Candra ke rumah mbah Kadiyo untuk saling berbagi. Di ruang tamu dan sekaligus tempat tidur, Brigadir Candra memberikan paket sembako untuk keluarga mbah Kadiyo.

“Mbah niki sekedik bantuan saking kulo, mugi – mugi saget migunani (mbah ini ada sedikit bantuan dari kami, semoga bermanfaat)”, ujar Brigadir Candra ke pada mbah Dewi.

“Matur suwun nak Candra nggih (terima kasih pak Candra ya)”, jawab mbah Dewi dengan sedikit geruyuk suara tua.

Kepedulian terhadap sesama mari kita perbanyak, dengan rasa ikhlas Tuhan akan menuntun tugas kita ke depan. Bravo Bhayangkara desa Pule, semoga menjadi amal dan tertanam pada hati mereka yang di bantu.

polres trenggalek

Posting Terkait