Kasus KDRT di Trenggalek, Polisi Gelar Rekonstruksi

109 views

Polres Trenggalek – Kasus KDRT yang mengakibatkan seorang ibu rumah tangga meninggal dunia di desa Surenlor kecamatan Bendungan terus bergulir. Hari ini, aparat Reskrim Polres Trenggalek menggelar rekonstruksi di tempat kejadian perkara. Rabu (28/03)

Proses rekonstruksi dipimpin langsung oleh Kapolres Trenggalek AKBP Didit Bambang Wibowo S, S.I.K., M.H. didampingi Kasat Reskrim AKP Sumi Andana, Kapolsek Bendungan AKP Sukeni, dan disaksikan Kasi Pidum Kejari Trenggalek dan Kepala Desa Surenlor.

“Hasil rekonstruksi ini dapat di gunakan sebagai bahan tambahan bagi penyidik untuk lebih menyakinkan kembali penetapan tersangka sesuai dengan peran masing-masing.” Jelas AKBP Didit

Tak sedikit masyarakat yang ingin melihat langsung jalannya rekonstruksi kasus yang sempat menjadi viral di kabupaten Trenggalek tersebut. Agar tidak sampai mengganggu, Polres Trenggalek menurunkan puluhan personelnya untuk berjaga dan membantu pengamanan di sekitar TKP.

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Trenggalek AKP Sumi Andana menuturkan, setidaknya ada 60 adegan yang diperagakan oleh 7  orang tersangka yang dihadirkan. Sedangkan untuk korban di gantikan dengan boneka.

“Ada 7 tersangka yang mengikuti rekonstruksi ini untuk melihat lebih detail peran dari masing-masing tersangka.” Ucapnya

Adegan pertama dimulai dengan tersangka RA yang membakar dupa di halaman rumah bersama tersangka lainnya mandi kembang hingga proses terjadinya peristiwa yang merenggut nyawa korban.

Seperti diberitakan sebelumnya, seorang ibu rumah tangga asal desa Surenlor Kecamatan bendungan Trenggalek meninggal dunia diduga mengalami kekerasan cukup sadis. Korban meninggal dunia setelah sebelumnya digelonggong dengan cara memasukan selang yang berisi air mengalir dan satu ekor ikan teri ke dalam mulut korban. Atas kejadian tersebut, Polisi telah menetapkan 13 orang sebagai tersangka.

polres trenggalek

Posting Terkait