Kasat Binmas Polres Trenggalek Hadir di Peresmian Al Muhajirin

70 views

Polres Trenggalek – Untuk meningkatkan hubungan sosial kemasyarakatan serta mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polres Trenggalek, Kasat Binmas Polres Trenggalek AKP Suyono, S.H.,M.Hum., dengan didampingi anggota Binmas Polres Trenggalek Bripka Devit Dwi Hendri Setiawan menghadiri kegiatan masyarakat berupa peresmian penggunaan Masjid Al Muhajirin bertempat di jalan Mangun Sarkoro Gg. I RT.25/RW.08 Lingkungan Dosari Kelurahan Surodakan Kecamatan Trenggalek, Jum’at (12/05).

Hadir dalam acara tersebut Ketua kerukunan umat beragama Drs. H. Rohmad, MM, Kepala Kelurahan Surodakan Bakti Wicaksono, Ketua RW, Ketua RT, Forum Tahmir Masjid/Mushola  Kelurahan Surodakan serta jemaah warga setempat.

Rangkaian acara di buka dengan pembacaan ayat suci Al Quran, sambutan kepada tamu undangan, ceramah keagamaan yang di isi oleh H. Muyoto dari Kelurahan Sumbergedong, ramah tamah, penutup yang di akhiri dengan doa.

Sesi acara ceramah H. Muyoto mengajak umat untuk memakmurkan masjid dengan cara memenuhi Masjid dalam melaksanakan 5 waktu ibadah Salat, dari Salat Subuh sampai Sholat Isya. Karena dengan beribadah di Masjid diyakini akan mendapatkan pahala yang lebih besar daripada dilakukan sendirian di rumah serta akan menjauhkan diri dari segala fitnah.

“Mari kita tingkatkan iman dan takwa dari hari kehari. Harus dijadikan kebutuhan untuk melakasnakan ibadah di Masjid” kata Muyoto.

whatsapp-image-2017-05-12-at-10-14-24-pmDalam kesempatan rangkaian acara Suyono dalam hal ini mewakili undangan Kapolres Trenggalek  AKBP Donny Adityawarman, S.H.,S.I.K.,M.Si juga berkesempatan untuk menyampaikan tentang himbauan keamanan dan ketertiban masyarakat tentang kewaspadaan dalam menggunakan media internet (Handphone) serta himbuan antisipasi terhadap modus penipuan.

Lebih lanjut Suyono menyampaikan modus penipuan dengan kedok berhadiah. Cara pelaku membohongi masyarakat juga bermacam macam. Ada yang mendapatkan brosur berhadiah dalam kemasan produk tertentu dengan nomor handphone pelaku tercantum dalam brosur tersebut, ada modus penipuan mengatasnamakan instansi pemerintah tertentu bisa menjadikan seorang menjadi pegawai negeri sipil (PNS) dengan menebus sejumlah uang serta ada juga  modus penipuan mendapatkan hadiah mobil dengan menebus sejumlah uang kepada pelaku sehingga mereka rela mentranfer uang kepada pelaku karena hadiah yang di dapatnya. Setelah di tunggu – tunggu sekian lama jangankan mobil nomor telepon pelaku pun sudah lenyap tidak bisa di hubungi lagi.

“Masyarakat harus cerdas jangan mudah percaya iming iming  hadiah apalagi harus mentranfer sejumlah uang. Silahkan konfirmasikan dengan Kantor Polisi atau bisa lewat Bhabinkamtibmas untuk cek kebenarannya”, jelas Suyono. (dev).

polres trenggalek

Posting Terkait