Kapolsek Pogalan Hadiri Bedah Buku Sejarah Trenggalek

66 views


Polres Trenggalek – Bedah buku “Sejarah Trenggalek” karya Abdul Hamid Wilis yang diselenggarakan IPNU-IPPNU Kecamatan Pogalan dihadiri oleh Muspika Pogalan, tokoh agama dan Ketua IPNU-IPPNU Kabupaten Trenggalek dan Ketua beserta anggota IPNU-IPPNU Ranting Pogalan, Kamis (18/5) malam.
Narasumber Kyai Abdul Hamid Wilis penulis sejarah Trenggalek menuturkan bahwa Trenggalek lahir dari kata TRENGGALE, TRENG artinya bagian dalam (pedalaman) atau jauh. GALE artinya tempat atau menolak. Jadi TRENGGALE artinya tempat yang jauh atau pedalaman tempat menolak mara bahaya (dulu sebagai tempat pengungsian Raja Kertajaya pada waktu istana raja diserang dan diduduki musuh) atau tempat pedalaman yang jauh/intan berlian yang cemerlang (dari kata TRENGGALUH)
Banyak sekali yang dijelaskan oleh nara sumber terkait Sejarah Trenggalek, termasuk sejarah Pogalan. Menurut nara sumber kemungkinan kata POGALAN berasal dari kata EMPU GALUHAN yang artinya tempat seorang empu ahli galuh. Galuh artinya intan berlian.
Kapolsek Pogalan AKP Wardjito, S.H. sangat mengapresiasi apa yang telah dilakukan IPNU-IPPNU Kecamatan Pogalan. “Sebelumnya kita semua tidak tahu bagaimana sejarah berdirinya Kabupaten Trenggalek, namun dengan kegiatan bedah buku Sejarah Trenggalek ini kita mempunyai pengetahuan Sejarah Trenggalek, karena bangsa yang besar adalah bangsa yang tidak melupakan sejarah”, ungkap perwira balok tiga ini.

polres trenggalek

Posting Terkait