Kapolres Trenggalek Hadiri Upacara Penutupan TMMD ke-98

68 views

Polres Trenggalek – TNI Manunggal Membangun Desa atau TMMD ke 98 di desa Jombok Kecamatan Pule Kabupaten Trenggalek resmi ditutup. Upacara penutupan TMMD yang digelar selama satu bulan tersebut dilaksanakan di alun-alun Trenggalek yang diikuti oleh pasukan TNI, Polri, Satuan samping dan Ormas, mahasiswa dan pelajar.

Bertindak selaku inspektur adalah Komandan Korem 081 Madiun Kol Inf Piek Budyakto, Perwira upacara Kapten Caj Imam Ansori dan komandan upacara Kapten Inf Rabunondo.

Hadir pula dalam kesempatan tersebut, para pejabat utama Kodam V Brawijaya, Dandim Jajaran Korem 081 Madiun, Danyon Inf 511/Dadaha Yudha Blitar, Danyon Paskhas 463 Maospati Magetan, Kapolres Trenggalek AKBP Donny Adityawarman, S.I.K., M.Si bersama jajaran Forkopimda serta Kepala OPD Pemkab Trenggalek.

Dalam amanatnya Kasad yang dibacakan inspektur upacara menyatakan  bahwa selama satu bulan lamanya sejak tanggal 5 April 2017, para prajurit TNI, anggota Polri, pemerintah daerah dan segenap komponen masyarakat, telah bekerja keras dengan penuh kebersamaan, dilandasi semangat kemanunggalan untuk menyelesaikan program TMMD ke-98 tahun 2017.

Kebersamaan yang ditunjukkan dalam  program TMMD ini, semoga saja merupakan refleksi dari kemanunggalan yang hakiki antar segenap komponen Bangsa, untuk mengatasi berbagai persoalan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kebersamaan seperti inilah yang sebenarnya merupakan hakekat dari Kemanunggalan TNI – Rakyat yang merupakan roh perjuangan Bangsa dan akan terus kita bangun serta pelihara, guna menyiapkan Ruang, Alat dan Kondisi Juang yang tangguh untuk kepentingan pertahanan Negara yang bersifat semesta, sebagai ciri khas Negara Indonesia yang mengedepankan keterpaduan antara TNI dan rakyat.

Selain itu disampaikan pula, program TMMD yang semula diselenggarakan 2 kali dalam setahun, ditambah menjadi 3 kali. Hal ini dilakukan, selain sebagai bentuk kepedulian TNI dalam membantu akselerasi program pembangunan di wilayah-wilayah yang sulit terjangkau, juga sebagai salah satu upaya untuk melestarikan budaya luhur Bangsa Indonesia yang menjadi makna inti dari Pancasila, yaitu gotong royong. Melalui pelestarian budaya gotong royong dan kemanunggalan dalam program TMMD ini, diharapkan kita dapat semakin membentengi diri dari potensi disintegrasi yang dipicu oleh sentiment perbedaan dan sikap intoleransi.

Sementara itu Kapolres Trenggalek AKBP Donny Adityawarman, S.I.K., M.Si menyatakan apresiasi kebanggaannya terhadap personel TNI yang semala satu bulan ini mengabdikan diri dan melebur bersama masyarakat melalui TMMD. Donny berharap, hasil pembangunan TMMD harus dirawat oleh semua pihak yang berkompeten.

“Kita semua bangga punya TNI. Ini membuktikan bahwa TNI adalah milik rakyat. Hasil TMMD Harus ditindak lanjut oleh masyarakat secara mandiri dengan merawat dan memanfaatkan secara maksimal untuk kepentingan dan kesejahteraan masyarakat” jelas AKBP Donny

polres trenggalek

Posting Terkait