Ipda Sanusi,SH Hadir Dalam Sosialisasi Penanganan Gangguan Jiwa di Pule

62 views

Polres Trenggalek – Saat dilakukan konfirmasi di ruangannya, Kamis (11/5). Waka Polsek Pule Polres Trenggalek menjelaskan telah dilakukannya sinergitas, para stake holder yang menangani adanya permasalahan dengan gangguan jiwa, di aula Puskesmas Kecamatan Pule, Rabu (10/5). Dalam pertemuan itu, mengenai pembahasan masih ditemukannya orang dipasung di wilayah Pule.

Aula Puskesmas Pule, Rabu (10/5) kemarin, tidak seperti hari-hari biasanya. Nampak dikunjungi beberapa undangan dan Muspika Kecamatan Pule, hal ini guna mensosialisakan penanganan gangguan jiwa dari Puskesmas Pule. Drs Joko Santoso selaku Camat Pule hadir bersama Pelda Idris mewakili Danramil 0806/10 Pule, Ipda Sanusi, SH dari unsur Muspika dan para undangan lainya. Acara yang dimulai dari pukul 09.50 dihadiri langsung dari Team Pelaksana Kesehatan Jiwa Masyarakat (TPKJM), dan Team Pelaksanaan Bebas Pasung (TPBP) dari Trenggalek.

Pembahasan dari sosialisasi tersebut, menyampaikan bahwa untuk wilayah Pule, data yang dikumpulkan petugas kesehatan mencatat 52 orang dengan gangguan jiwa, penelitian tahun 2016. Dan masih ada 1 warga Desa Sukokidul yang masih dalam pasungan, ini yang perlu mencari solusi sebagai pelaksanaan Jawa Timur bebas pasung pada tahun 2017.

Dengan memberikan solusi bagi para penderita ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa) kepada keluarganya mengambil langkah-langkah, Segera melapor ke puskesmas dengan mengurus surat terkait administrasi pengobatannya.

Beberapa kelengkapan tersebut yang harus dilampirkan bagi keluarga tidak mampu, surat tidak mampu dari rekomendasi desa, surat dari puskesmas tentang keterangan domosili yang semua surat tersebut sudah merupakan kelengkapan persyaratan biaya ditanggung negara atau tidak mengeluarkan uang bagi penderita ODGJ.

“Kita mendukung adanya kebijakan bebas pasung karena melihat dari segi pasungan bertentangan dengan HAM (Hak Asasi Manusia) yang mana untuk hidup diberikan kebebasan secara kodrat manusia meskipun prilakunya menyimpang, kita dukung program ini sehingga seperti di wilayah Sukokidul bisa teratasi Stake Holder yang ada dan dibentuk”,Kata Ipda Sanusi Waka Polsek Pule Polres Trenggalek saat dikonfirmasi dilain tempat.

polres trenggalek

Posting Terkait