Aiptu Santoso: Modifikasi Sepeda Motor Harus Utamakan Keselamatan Penggunanya

118 views

Polres Trenggalek – Kanit Binmas Polsek Pule Polres Trenggalek Aiptu Santoso dalam mengingatkan pemilik bengkel motor di dusun depok, desa Pule saat menyambangi kegiatan modifikasi sepeda motor tahun 80 an, kemarin siang Minggu ( 11/3/2018). Mengingat bahaya kecelakaan yang bisa diakibatkan dengan adanya modifikasi sepeda motor yang sebelumnya menyalahi aturan undang -undang lalu lintas.

 

“ Tidak dibenarkan adanya modifikasi yang mengarah kepada pelanggaran lalu lintas, kita bisa mengambil contoh adanya pemakaian ban yang tidak sesuai standart pabrik. Dengan menggantinya dengan ban kecil, selain itu pemakaian knalpot brong yang menimbulkan kebisingan,” kata Kanit Binmas Polsek Pule Polres Trenggalek kepada warganya.

 

Lebih lanjut Kanit Binmas Polsek Pule Polres Trenggalek Aiptu Santoso menyampaikan, “ setiap orang yang memasukkan Kendaraan Bermotor, kereta gandengan, dan kereta tempelan ke dalam wilayah Republik Indonesia, membuat, merakit, atau memodifikasi Kendaraan Bermotor yang menyebabkan perubahan tipe, kereta gandengan, kereta tempelan, dan kendaraan khusus yang dioperasikan di dalam negeri yang tidak memenuhi kewajiban uji tipe sebagaimana dimaksud dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 (satu) tahun atau denda paling banyak Rp24.000.000.”

 

Menurut penyampaian Kanit Binmas Polsek Pule Polres Trenggalek Aiptu Santoso, Ada beberapa yang perlu diperhatikan saat kita memodifikasi motor yang legal di jalan raya. Pastikan beberapa hal berikut adanya Spion tetap ada, berjumlah dua dan berfungsi, Lampu depan, belakang, dan dua buah sein depan serta belakang ada dan safety, Jika untuk kontest boleh saja semau anda berkreasi, tapi jika buat harian(daily use) wajib mematuhi peraturan lalu lintas.

 

Data pada motor sesuai STNK seperti Nomer Rangka, Nomer Mesin, Nomer Registrasi Kendaraan, Plat Nomer sesuai, Warna sesuai. Jika dirubah, harap melakukan registrasi ulang untuk mutasi,Modifikasi yang tidak merubah kapasitas mesin, dimensi kendaraan, daya angkut tidak wajib melapor ke Kepolisian.

 

Aksesoris custom diperbolehkan asal tidak melanggar ketentuan UU dan ketentuan dari ATPM Produsen motor tersebut, Knalpot aftermarket yang di pakai di jalan raya wajib dbKiller ataupun memiliki standart Road Legal serta tingkat kebisingan rendah.

 

Sedangkan Thailook adalah modifikasi yang tidak direkomendasikan pada sisi ban yang terlampau kecil, lebih cocok ke motor kontest. Japstyle, Caferacer, dan aliran-aliran motor classic lainnya diperbolehkan asal Plat Nomer, Nomer Mesin, Nomer Rangka, Warna, sesuai STNK. Yang kesemuanya dalam aturan lalu lintas wajib dipatuhi.

 

 

Motor Touring, tidak diperbolehkan berlebihan memakai lampu tembak, serta pemakaian box harus sesuai dengan dimensi motor dan tidak melebihi daya angkut motor. Penggunaan stang super lebar tidak diperbolehkan jika melebihi dari 50mm jarak dari stang standart, semua motor yang dikendarai di Jalan Raya wajib pajak hidup.

 

polres trenggalek

Posting Terkait